Selasa, 29 November 2011

alat biota perairan


  1. Net Plankton
 









Plankton net merupakan jaring dengan mesh size yang disesuaikan dengan plakton. Penggunaan jaring plakton selain praktis juga sampel yang diperoleh cukup banyak. Jaring plankton net biasa terbuat dari nilon, umumnya berbentuk kerucut dengan berbagai ukuran, tetapi rata-rata panjang jaring adalah 4-5 kali diameter mulutnya. Jaring berfungsi untuk menyaring air serta plakton yang berada didalamnya. Karena itu plakton yang tertangkap sangat bergantung pada ukuran mesh size, maka ukuran mesh size yang digunakan harus disesuaikan dengan jenis atau ukuran plankton yang akan diamati. Ukuran plakton yag relatif besar (terutama zooplankton) menggunakan jaring No.0 atau No.3, sedangkan yang lebih untuk plankton yang lebih kecil menggunakan No.15 atau No.20. untuk perairan dangkal didaerah tropis, Wickstead menganjurkan mesh size dengan ukuran 30-50 µm untuk fitoplankton dan zooplankton  kecil. Sedangkan untuk mezooplakton yang lebih besar digunakan ukuran mesh size 150-175 µm.
Bagian akhir ujung jating terdapat bucket alat penampung plankton yang terkumpul. Alat penampung ini biasanya berbentuk tabung yang mudah dicopot dari tabungnya. Prinsipnya bucket harus memenuhi syarat:
  1. dapat dengan mudah dioperasikan dilaut
  2. tidak menampung air terlalu banyak.

Cara Menggunakan Plankton Net
Metode pengambilan sampel menggunakan plankton net terbagi atas dua cara tergantung pada tujuan yang diiginkan, biasanya dibedakan atas :
  1. Sampling Secara Horizontal: Metoda pengambilan plankton secara horizontal ini dimaksudkan untuk mengetahui sebaran plankton horizontal.. Plankton net pada suatu titik di laut, ditarik kapal menuju ke titik lain, penganbilan sampel seiring pergerakan kapal secara perlahan (±2 knot), plankton net ditarik untuk jarak dan waktu tertentu (biasanya ± 5-8 menit). Jumlah air tersaring diperoleh dari angka pada flowmeter atau dengan mengalikan jarak diantara dua titik tersebut dengan diameter plankton net. Flowmeter untuk peningkatan ketelitian. Dengan cara horozontal sampel terbatas pada satu lapisan saja.
  2. Sampling Secara Vertikal: Merupakan cara termudah untuk mengambil sampel dari seluruh kolom air (coposite sample). Ketika kapal berhenti, plankton net diturunkan sampai ke kedalaman yang diinginkan dengan pemberat dibawahnya. Setelah itu plankton net ditariknya keatas dengan kecepatan konstan. Untuk mesh size halus digunakan kecepatan 0,5 m/detik untuk mata jaring kasar 1,0 m/detik.
  3. Sampling Secara Miring (Obelique): jaring diturunkan perlahan ketika kapal bergerak perlahan (±2 knot). Besar sudut kawat dengan garis vertikal ± 45˚, setelah mencapai kedalaman yang diinginkan plankton net ditarik secara perlahan dengan posisi sudut yang sama. Sampel yang didapat merupakan plankton yang terperangkap dari berbagai lapisan air. Kelemahan metode ini adalah waktu yang dibutuhkan relatif lama.
Kelebihan dan Kekurangan Plankton Net
  • Kelebihannya:
  1. Penggunaan jaring plankton selain praktis juga sampel yang diperoleh cukup banyak karena jaring plankton net biasa terbuat dari nilon.

  • Kekurangannya :
  1. Dalam penggunaanya alat ini sulit untuk memperkirakan jumlah air yang disaring.
  2. Plankton yang tertangkap sangat bergantung pada ukuran mesh size, maka ukuran mesh size yang digunakan harus disesuaikan dengan jenis atau ukuran plankton yang akan diamati.
  3. Bagian akhir ujung jating terdapat bucket adalah alat penampung plankton yang telah terkumpul  yang tidak dapat menampung air terlalu banyak.
2. Botol nansen
 













Botol nansen merupakan alat yang digunakan oleh survyor untuk mengambil sample air laut, danau dan sungai pada kedalaman tertentu. Botol ini terbuat dari tabung acrylic dengan ketebalan 5 mm dan bahan-bahan lainnya yang tahan karat serta memiliki sepasang steering fins yang berguna untuk menstabilkan botol ketika digunakan pada arus deras memiliki kapasitas 2.2 lt, 3.2 lt atau 4.2 lt dilengkapi termometer tali dan massanger.
Botol nansen dirancang pada tahun 1910 oleh penjelajah awal abad ke-20 bernama Fridtjof Nansen ahli kelautan dan dikembangkan lebih lanjut oleh Shale Niskin. Botol Nansen telah diganti dengan botol Niskin, yang terbuat dari plastik, dengan demikian tidak menimbulkan korosi logam seperti botol nansen. botol niskin ini juga sering disebut sebagai botol nansen karena desain dasarnya sama seperti botol nansen.
Botol nansen adalah alat instrumen oseanografi yang digunakan untuk mendapatkan sampel air dan pembacaan suhu di berbagai kedalaman di laut. Botol ini merupakan sebuah sampel botol air laut dengan katup pegas di kedua ujungnya yang tertutup pada kedalaman yang sesuai dengan perangkat massengger yang diturunkan untuk menghubungkan kabel botol ke permukaan.

Fungsi :
  • kegunaan umum water sampling
  - fisik (suhu)
  - kimia (gas terlarut, nutrisi, logam)
  - biologis (photozooplankton)
  • freeflushing, pembatasan sampel non-logam
  • sederhana, sure-fire mekanisme penurunan vertikal
  • beberapa sampel di kawat tunggal dapat digunakan "inseries" mengambil sampel dari berbagai kedalaman
2. Horizontal Point Water Sampler
Fungsi :
  • lapisan tipis
  - fisik (suhu)
  - kimia (gas terlarut, nutrisi, logam)
  - biologis (phytobacteriaplankton)
  • penahanan sampel non-logam
  • penurunan massenger memudahkan untuk mengisi

Cara Kerja Botol Nansen
Botol nansen diturunkan dari kapal dengan menggunakan bantuan tali yang diikat pada botol nansen dan dipasang secara terbalik, setelah itu diturunkan pada kedalaman laut yang diinginkan, kemudian menggunakan bantuan massengger, nansen yang dipasang terbalik tadi akan kembali menutup secara otomatis, setelah di dalamnya terisi dengan air laut, setelah itu botol nansen tersebut siap diangkat dari laut ke atas kapal. Contoh air laut selanjutnya dialirkan dari botol nansen dengan bantuan selang karet yang dipasang pada bagian krannya.
Botol nansen yang terbuat dari logam atau plastik diturunkan dengan menggunakan tali ke dalam laut, ketika telah mencapai kedalaman yang diinginkan maka massengger akan jatuh ke tali setelah mencapai botol, botol tersebut akan terbalik dan menjebak sampel air di dalamnya. Botol dan sampel di ambil dan diangkut menggunakan tali. Massengger yang kedua dapat diatur agar terlepas oleh mekanisme pembalik dan bergeser ke bawah tali sehingga sampai mencapai botol nansen. Dengan memperbaiki urutan botol dan massengger pada interval sepanjang tali, serangkaian sampel pada setiap tingkatan kedalaman dapat diambil.
Suhu air laut di kedalaman akan direkam dengan menggunakan termometer tertentu ke botol nansen. Termometer ini adalah termometer air raksa dengan penyempitan dalam tabung kapilernya, ketika termometer tersebut terbalik, menyebabkan tali berhenti dan termometer akan membaca suhu. Karena tekanan air pada kedalaman akan memampatkan dan mempengaruhi dinding termometer untuk menunjukkan suhu, maka termometer dilindungi oleh lapisan dinding yang tebal. termometer yang tidak dilindungi terlebih dahulu akan dipasangkan dengan pelindung, biasanya termometer ini digunakan untuk pembacaan suhu titik sampling pada tekanan yang memungkinkan.
Kelebihan dan Kekurangan Botol nansen
  • Kelebihannya :
Alat ini dapat mengambil sampel air laut, danau dan sungai dari berbagai kedalaman.

  • Kekurangannya :
Terbuat dari logam bukan dari plastik, dengan demikian dapat menimbulkan korosi logam .

3.      Grab Sampler

 

 

 

 



Grab sampler berfungsi untuk mengambil sedimen permukaan yang ketebalannya tergantung dari tinggi dan dalamnya grab masuk kedalam lapisan sedimen. Alat ini biasa digunakan untuk mengambil sampel sedimen pada perairan dangkal. Berdasarkan ukuran dan cara operasional, ada dua jenis grab sampler yaitu grab sampler berukuran kecil dan besar. Grab sampler yang berukuran kecil dapat digunakan dan dioperasionalkan dengan mudah, hanya dengan menggunakan boat kecil alat ini dapat diturunkan dan dinaikkan dengan tangan. Pengambilan sampel sedimen dengan alat ini dapat dilakukan oleh satu orang dengan cara menrunkannya secara perlahan dari atas boat agar supaya posisi grab tetap berdiri sewaktu sampai pada permukaan dasar perairan. Pada saat penurunan alat, arah dan kecepatan arus harus diperhitungkan supaya alat tetap konstant pada posisi titik sampling. Grab Sampler yang berukuran besar memerlukan peralatan tambahan lainnya seperti winch (kerekan) yang sudah terpasang pada boat/kapal survey berukuran besar. Alat ini menggunakan satu atau dua rahang/jepitan untuk menyekop sedimen. Grab diturunkan dengan posisi rahang/jepitan terbuka sampai mencapai dasar perairan dan sewaktu diangkat keatas rahang ini tertutup dan sample sedimen akan terambil.

Kelebihan dan Kekurangan Grab Sampler

  • Kelebihannya :
Keuntungan pemakaian grab sampler adalah lokasi sampel dapat ditentukan     dengan pasti jadi perkiraan kedalam perairan dapat diketahui.
  • Kekurangannya :
Kerugiannya adalah kapal harus berhenti sewaktu alat dioperasikan, sampel teraduk, dan beberapa fraksi sedimen yang halus mungkin hilang.
4. Water Quality Meter










  1. Surber Stream Bottom Sampler
 









            Surber Sampler digunakan untuk analisis kuantitatif dari organisme bentik dan aliran dapat digunakan di sungai yang dangkal kurang dari 18 "mendalam dengan berbagai dasar dari lumpur ke kasar besar. Sampler yang terdiri dari 12" x 12 bingkai "horizontal yang terbenam di aliran bawah ke perbatasan area sampling dan digunakan untuk membangkitkan sedimen bawah dan invertebrata. jaring ukuran standar ukuran 9 "diameter dan 24" panjang dan melekat ke frame vertikal untuk menangkap invertebrata bentik dan sedimen sebagai kerangka horizontal gelisah dan mereka mengalir masuk ke gawang. Nets tersedia dalam nilon Nitex kasar dalam empat ukuran mesh. ekstensi dasar Opsional yang menempel pada bagian bawah frame yang tersedia untuk digunakan di daerah-daerah sedimen halus untuk memungkinkan operator untuk meminimalkan pergerakan organisme luar dari area sampling semua sampler termasuk.

Kelebihan dan Kekurangan Surber Stream Bottom Sampler
  • Kelebihannya :
Dalam penggunaanya dipakai teknik menendang untuk dapat mengumpulkan sampel dari dasar sungai  tanpa memakai peralatan berat dan rumit .
  • Kekurangannya :
Pengambilan sampel dengan alat ini dilakukan secara berulamg-ulang.
  1.  Secchi Disc
 
 


                                                                  





            Secchi disk digunakan untuk melihat seberapa jauh jarak (kedalaman) penglihatan seseorang ketika melihat ke dalam perairan. Caranya, piringan diturunkan ke dalam air secara perlahan menggunakan pengikat/tali sampai pengamat tidak melihat bayangan secchi. Saat bayangan pringan sudah tidak tampak, tali ditahan/ berhenti diturunkan. Selanjutnya secara perlahan piringan diangkat kembali sampai bayangannya tampak kembali. Kedalaman air dimana piringan tidak tampak dan tampak oleh penglihatan adalah pembacaan dari alat ini. Dengan kata lain, kedalaman kecerahan oleh pembacaan piringan secchi adalah penjumlahan kedalaman tampak dan kedalaman tidak tampak bayangan secchi dibagi dua.
Meskipun, piringan secchi sebagai alat ukur kecerahan perairan dalam mengukur transparansi air, perolehan datanya masih perkiraan, alat ini sering digunakan karena bentuk dan penggunaannya yang simpel. Meskipun saat itu ada alat lain yang lebih akurat dalam mengukur tingkat kecerahan perairan yaitu fotometer.

Mengapa Secchi Disk warnanya hitam putih ?
Piringan secchi. Penamaan untuk menghargai nama penemunya. Lantas mengapa warna yang dipilih Prof Secchi adalah hitam dan putih. sedangkan, di alam begitu banyak jenis warna yang dapat dijumpai. Saat itu tidak ada alasan yang ilmiah perihal pemilihan kedua warna ini. Tapi, mengapa pada secchi disk warna yang digunakan adalah hitam dan putih   
 Menurut ilmu fisika, warna adalah sifat cahaya yang bergantung pada panjang gelombang yang dipantulkan benda tersebut. Benda yang memantulkan semua panjang gelombang terlihat putih, benda yang sama sekali tidak memantulkan terlihat hitam. Jadi, hitam dan putih digunakan karena hitam adalah warna yang dapat mewakili warna gelap dan putih mewakili warna cerah.
Kelebihan dan Kekurangan Secchi Disc
  • Kelebihannya :
Alat ini sering digunakan karena bentuk dan penggunaannya yang praktis.

  • Kekurangannya :
Sebagai alat ukur kecerahan perairan dalam mengukur transparansi air, perolehan datanya masih sebatas perkiraan atau tidak terlalu akurat.
  1. Sieve Analysis
 









Sebuah analisis saringan (atau tes gradasi) adalah praktek atau prosedur yang digunakan (umum digunakan dalam teknik sipil ) untuk menilai distribusi ukuran partikel (juga disebut gradasi) dari bahan granular.
Sebuah analisis saringan dapat dilakukan pada semua jenis bahan granular non-organik atau organik, termasuk pasir, batu hancur, lempung, granit, feldspars, batubara, tanah, berbagai macam bubuk diproduksi, gandum dan biji-bijian, ke ukuran minimum tergantung pada metode yang tepat. Menjadi seperti teknik sederhana dari partikel sizing, itu mungkin yang paling umum. Sebuah tes gradasi dilakukan pada sampel agregat di laboratorium.  Sebuah analisis saringan khas melibatkan kolom nested dari saringan dengan kain kawat (layar). Perwakilan ditimbang sampel dituangkan ke atas saringan yang memiliki bukaan layar terbesar. Setiap ayakan lebih rendah di kolom memiliki bukaan yang lebih kecil dari yang di atas Pada dasar adalah panci bulat, disebut penerima.
Kolom biasanya ditempatkan dalam shaker mekanis. Shaker ini terguncang kolom, biasanya untuk beberapa jumlah waktu yang tetap. Setelah berjabat selesai materi pada setiap ayakan ditimbang. Berat sampel setiap saringan kemudian dibagi dengan total berat untuk memberikan persentase saldo pada setiap saringan. Ukuran partikel rata-rata pada setiap ayakan kemudian menjadi analisis untuk mendapatkan titik-cut atau kisaran ukuran tertentu ditangkap di layar. Ukuran saringan yang cocok untuk agregat harus dipilih dan ditempatkan dalam rangka penurunan ukuran, dari atas ke bawah, dalam shaker saringan mekanis. Sebuah panci harus ditempatkan di bawah sarang saringan untuk mengumpulkan agregat yang melewati terkecil.

Metode

Ada beberapa metode yang berbeda untuk melaksanakan analisis saringan, tergantung pada material yang akan diukur.

Buang-tindakan sieving

Buang-Aksi sieving
Berikut gerakan melemparkan bertindak pada sampel. Gerak melempar vertikal dilapis dengan gerakan melingkar sedikit yang menghasilkan distribusi dari jumlah sampel atas permukaan pemisahan keseluruhan. Partikel dipercepat dalam arah vertikal (yang dilemparkan ke atas). Di udara mereka melakukan rotasi bebas dan berinteraksi dengan bukaan di lubang ayakan ketika mereka jatuh kembali. Jika partikel lebih kecil dari bukaan, mereka melewati saringan. Jika mereka lebih besar, mereka dilemparkan ke atas lagi. Gerakan berputar sementara ditangguhkan meningkatkan kemungkinan bahwa partikel ini orientasi yang berbeda untuk mesh ketika mereka jatuh kembali, dan dengan demikian akhirnya bisa melewati mesh.
. Sieve shaker modern bekerja dengan drive elektro-magnetik yang bergerak sistem pegas-massa dan transfer osilasi yang dihasilkan ke saringan stack.. Amplitudo dan waktu pengayakan ditetapkan digital dan terus diamati oleh unit kontrol yang terintegrasi. Oleh karena itu hasil penyaringan yang direproduksi dan tepat (sebuah prasyarat penting untuk analisis signifikan).. Penyesuaian parameter seperti amplitudo dan waktu pengayakan berfungsi untuk mengoptimalkan pengayak untuk berbagai jenis material.. Metode ini adalah yang paling umum di sektor laboratorium.

pengayakan Horisontal

Horizontal Sieving Horizontal sieving
Dalam saringan shaker horizontal saringan tumpukan bergerak dalam lingkaran horizontal dalam pesawat. Sieve shaker horizontal sebaiknya digunakan untuk sampel berbentuk jarum, datar, panjang atau berserat, sebagai orientasi horisontal mereka berarti bahwa hanya beberapa partikel bingung masuk jala dan saringan tidak terhalang begitu cepat. Daerah sieving besar memungkinkan pengayak dalam jumlah besar sampel, misalnya sebagai ditemui dalam analisis ukuran partikel-bahan bangunan dan agregat.




Pengayakan Penyadapan
Tapping sieving
Sebuah gerakan melingkar horisontal ignimbrit gerakan vertikal yang diciptakan oleh dorongan penyadapan. Proses ini merupakan karakteristik dari penyaringan tangan dan menghasilkan tingkat lebih tinggi pengayak untuk partikel padat (abrasive misalnya) dari membuang-tindakan sieve shaker.
Sonic sieving
Partikel-partikel terangkat dan paksa turun dalam kolom udara berosilasi pada frekuensi ribuan siklus per menit. Sievers Sonic mampu menangani serbuk kering jauh lebih halus dari layar mesh tenunan.

Pengayakan basah

Analisis saringan Kebanyakan dilakukan kering.Tapi ada beberapa aplikasi yang hanya dapat dilakukan dengan analisa saringan basah. Hal ini terjadi ketika sampel yang harus dianalisis adalah misalnya suspensi yang tidak harus dikeringkan, atau ketika sampel adalah serbuk yang sangat halus yang cenderung menggumpal (sebagian besar <45 m) - dalam proses pengayakan kering kecenderungan ini akan menyebabkan penyumbatan dari jala-jala saringan dan ini akan membuat proses penyaringan lebih lanjut mustahil. Sebuah proses pengayakan basah diatur seperti proses kering: saringan stack dijepit ke shaker saringan dan sampel ditempatkan di atas saringan. Di atas saringan atas nozzle air spray ditempatkan yang mendukung proses penyaringan tambahan untuk gerakan pemisahan. Bilasan ini dilakukan sampai cairan yang dibuang melalui penerima jelas.. Contoh residu pada saringan harus dikeringkan dan ditimbang. Ketika datang ke pengayak basah sangat penting untuk tidak berubah menjadi sampel di volumenya (tidak ada pembengkakan, melarutkan atau reaksi dengan cairan).

Air Jet sieving

Air jet mesin pengayakan secara ideal cocok untuk serbuk yang sangat halus yang cenderung menggumpal dan tidak dapat dipisahkan dengan penyaringan getaran. Alasan untuk efektivitas metode ini pengayak didasarkan pada dua komponen: A Lubang ditempatkan berputar di dalam ruang penyaringan dan vacuum cleaner kuat industri yang terhubung ke ruangan. Vacuum cleaner menghasilkan kekosongan di dalam ruang penyaringan dan mengisap udara segar melalui nosel slotted. Ketika melewati celah sempit nosel aliran udara dipercepat dan ditiup terhadap saringan mesh, membubarkan partikel. Di atas mesh, jet udara didistribusikan ke permukaan ayakan lengkap dan tersedot dengan kecepatan rendah melalui saringan mesh. Jadi partikel halus diangkut melalui bukaan mesh ke penyedot debu.












  1. Lux meter









Alat ukur cahaya (lux meter) adalah alat yang digunakan untuk mengukur besarnya intensitas cahaya di suatu tempat. Besarnya intensitas cahaya ini perlu untuk diketahui karena pada dasarnya manusia juga memerlukan penerangan yang cukup. Untuk mengetahui besarnya intensitas cahaya ini maka diperlukan sebuah sensor yang cukup peka dan linier terhadap cahaya. Sehingga cahaya yang diterima oleh sensor dapat diukur dan ditampilkan pada sebuah tampilan digital.
Lux meter digunakan untuk mengukur tingkat iluminasi. Hampir semua lux meter terdiri dari rangka, sebuah sensor dengan sel foto, dan layer panel. Sensor diletakkan pada sumber cahaya. Cahaya akan menyinari sel foto sebagai energi yang diteruskan oleh sel foto menjadi arus listrik. Makin banyak cahaya yang diserap oleh sel, arus yang dihasilkan lebih besar. Kunci untuk mengingat tentang cahaya adalah cahaya selalu membuat beberapa jenis perbedaan warna pada panjang gelombang yang berbeda. Oleh karena itu, pembacaan merupakan kombinasi efek dari semua panjang gelombang.
Standar warna dapat dijadikan referensi sebagai suhu warna dan dinyatakan dalam derajat Kelvin. Standar suhu warna untuk kalibrasi dari hampir semua jenis cahaya adalah 2856 derajat Kelvin, yang lebih kuning dari pada warna putih. Berbagai jenis dari cahaya lampu menyala pada suhu warna yang berbeda. Pembacaan lux meter akan berbeda, tergantung variasi sumber cahaya yang berbeda dari intensitas yang sama. Hal ini menjadikan, beberapa cahaya terlihat lebih tajam atau lebih lembut dari pada yang lain.

Cara Penggunaan Lux Meter
Lux meter bekerja dengan sensor cahaya. Lux meter cukup diletakkan di atas meja kerja atau dipegang setinggi 75 cm di atas lantai. Layar penunjuknya akan menampilkan tingkat pencahayaan pada titik pengukuran. Setelah mendapatkan nilai pencahayaan ruangan tersebut, bandingkanlah nilai tersebut dengan standar yang tertera pada SNI di atas.
Bila nilai tingkat pencahayaan ruangan jauh lebih tinggi dari standar, maka kita berpotensi untuk menghemat energi dengan cara mengganti lampu dengan daya listrik lebih rendah atau mematikan sebagian lampu ruangan yang ada.
Bia nilai tingkat pencahayaan ruangan jauh lebih rendah dari standar, maka sebaiknya kita mengganti lampu tersebut dengan lampu yang lebih terang.
Lux meter akan memandu kita menentukan lampu yang tepat untuk dipasang pada setiap ruangan. Sehingga, dihasilkan tingkat pencahayaan yang sesuai standar. Tingkat pencahayaan yang sesuai standar akan menjaga kualitas pekerjaan serta kesehatan mata kita.
Kelebihan dan Kekurangan Lux meter
  • Kelebihannya :
 Sangat praktis untuk mengukur besarnya intensitas cahaya di suatu tempat karena bentuknya digital.
  • Kekurangannya :
Pembacaan lux meter tergantung pada variasi sumber cahaya yang berbeda dari intensitas yang sama.
  1. Turbiditimeter






            Turbidimeter merupakan alat yang digunakan untuk menguji kekeruhan, yang biasanya dilakukan pengujian adalah pada sampel cairan misalnya air. Salah satu parameter mutu yang sangat vital adalah kekeruhan yang kadang-kadang diabaikan karena dianggap sudah cukup dilihat saja atau alat ujinya yang tidak ada padahal hal tersebut dapat berpengaruh terhadap mutu. Oleh sebab itu untuk mengendalikan mutu dilakukan uji kekeruhan dengan alat turbidimeter. Ada beberapa cara praktis memeriksa kualitas air, yang paling langsung karena beberapa ukuran redaman (yaitu, pengurangan kekuatan) cahaya saat melewati kolom sampel air, Kekeruhan diukur dengan cara ini menggunakan alat yang disebut nephelometer dengan setup detektor ke sisi sinar. Satuan kekeruhan dari nephelometer dikalibrasi disebut Nephelometric Kekeruhan Unit (NTU). Kekeruhan di danau, waduk, saluran, dan laut dapat diukur dengan menggunakan Secchi disk. Kekeruhan di udara, yang menyebabkan redaman matahari, digunakan sebagai ukuran polusi. Untuk model redaman dari radiasi balok, beberapa parameter kekeruhan telah diperkenalkan, termasuk faktor kekeruhan Linke (TL). Kekeruhan (atau kabut) juga diterapkan untuk padatan transparan seperti kaca atau plastik. Dalam kabut produksi plastik didefinisikan sebagai persentase cahaya yang dibelokkan lebih dari 2,5 ° dari arah cahaya masuk.
Turbidimeter yaitu sifat optik akibat dispersi sinar dan dapat dinyatakan sebagai perbandingan cahaya yang dipantulkan terhadap cahaya yang tiba. Intensitas cahaya yang dipantulkan oleh suatu suspensi adalah fungsi konsentrasi jika kondisi-kondisi lainnya konstan. Turbidimeter meliputi pengukuran cahaya yang diteruskan. Turbiditas berbanding lurus terhadap konsentrasi dan ketebalan, tetapi turbiditas tergantung juga pada warna. Untuk partikel yang lebih kecil, rasio Tyndall sebanding dengan pangkat tiga dari ukuran partikel dan berbanding terbalik terhadap pangkat empat panjang gelombangnya.
Prinsip spektroskopi absorbsi dapat digunakan pada turbidimeter dan nefelometer. Untuk turhidimeter, absorbsi akibat partikel yang tersuspensi diukur sedangkan pada nefelometer, hamburan cahaya oleh suspensilah yang diukur. Meskipun persisi metode ini tidak tinggi tetapi mempunyai kegunaan praktis, sedangkan akurasi pengukuran tergantung pada ukuran dan bentuk partikel. Setiap instrumen spektroskopi absorbsi dapat digunakan untuk turbidimeter, sedangkan nefelometer kurang sering digunakan pada analisis anorganik..
Kelebihan dan Kekurangan Turbiditimeter
  • Kelebihannya :
Alat untuk menguji kekeruhan yang kadang-kadang diabaikan karena dianggap sudah cukup dilihat saja atau alat ujinya yang tidak ada.
  • Kekurangannya :
Akurasi pengujiannya tergantung pada ukuran dan bentuk partikel.
  1. DO meter
 











Ini deluxe DO meter yang melakukan itu semua. Rekam Direksi data dengan jumlah botol. Tunjukkan "unggulan" Data BOD dengan sebutan bintang. Tampilkan awal dan akhir DO nilai-nilai dan secara otomatis dihitung dan toko BOD data. Data yang dikumpulkan dapat ditransfer ke program login PC yang membantu dalam pencatatan saat berada di laboratorium khas pembacaan oksigen terlarut yang diambil pada beberapa sampel. Suhu, salinitas dan kompensasi tekanan barometrik semua faktor dalam pembacaan. Hal ini membuat militer sangat kasar casing HI 98186 DO meter tambahan yang berharga ke laboratorium apapun. Benar-benar tahan air lapangan meter dengan baterai isi ulang induktif diisi dan tampilan grafis yang besar memungkinkan pengguna untuk melihat dan perintah sejumlah besar data. This unit is very easy to use and even has an extensive help menu. Unit ini sangat mudah digunakan dan bahkan memiliki menu bantuan yang ekstensif.
DO: Oksigen terlarut
.Meter ini dapat mengukur DO dalam baik mg / l atau saturasi persen. Suhu dapat dibaca baik F atau C dan tekanan barometrik internal dapat diukur dalam berbagai unit umum. Seperti dengan semua pengukuran DO, gerakan air diperlukan. Suatu aliran bergerak, gerakan probe atau batang pengaduk biasanya digunakan.
SOUR: Spesifik Oksigen Tingkat Serapan
Hal ini juga disebut sebagai konsumsi oksigen atau laju respirasi. Mengukur jumlah oksigen (mg) yang dikonsumsi per gram padatan tersuspensi yang mudah menguap (VSS) per jam didefinisikan sebagai ASAM. Tes ini sangat cepat untuk membuat sebagai lawan Direksi lima hari. Ini memiliki keuntungan lain juga. Ini adalah ukuran cepat loading organik influen dan / atau limbah beracun / penghambatan. Menggunakan tes ini orang dapat dengan mudah menentukan tingkat permintaan oksigen pada berbagai titik (seperti aerasi baskom) SOUR = KAMI (Oksigen Tingkat Serapan) per berat padatan.


OUR: Oksigen Tingkat Serapan
Ini adalah laju respirasi mutlak didasarkan pada awal dan akhir DO selama interval waktu. Meter akan menghitung nilai untuk satu jam meskipun tes yang sebenarnya bisa jauh lebih pendek.
BOD: Biological Oxygen Demand
Sampel diencerkan disimpan dalam gelap selama lima hari dan kemudian diukur untuk DO. Jumlah DO hilang dikoreksi dengan faktor pengenceran dan kemudian disebut sebagai: BOD / 5 atau BOD5.. Meter dapat melacak 400 sampel masing-masing dengan sejumlah botol yang unik, faktor pengenceran, volume benih, waktu dan tanggal. Meter dapat pada setiap titik menghitung tingkat BOD dan log hasilnya. Pelacakan dan penebangan fungsi bersama-sama dengan kemampuan matematika membuat instrumen yang sangat kuat.
Logging dilakukan melalui port USB tahan air. Meter memiliki salinitas otomatis dan kompensasi tekanan barometric. Hal ini membuatnya sangat fleksibel dalam sejumlah aplikasi lapangan. Meter memiliki built in pengguna prompt untuk kalibrasi.  Dan tidak seperti banyak meter, yang satu ini bisa dikalibrasi di beberapa titik. Dengan sensor polarographic sangat cepat, pengguna tidak perlu menunggu instrumen up panjang hangat. Inisialisasi hanya satu menit.

11.  Water sample








Pengambilan sampel air adalah teknik yang digunakan untuk menganalisis air dari berbagai sumber yang berbeda. Pengambilan sampel adalah suatu cara untuk mengambil jumlah kecil dari sumber dan pengujian untuk memberikan informasi secara keseluruhan. Banyak lembaga yang berbeda menggunakan sampel untuk memantau polusi, perubahan biologis atau kimia, erosi dan pengelolaan DAS.

 Pemilik rumah mengambil sampel air minum mereka untuk masalah kesehatan. Peternak dan petani dapat sampel sumur mereka untuk ternak dan padang rumput isu-isu manajemen. Pejabat Negara akan menguji untuk rekreasi air dan alasan memancing. Tidak peduli apa air yang digunakan untuk, jika itu akan berdampak dalam beberapa cara manusia perlu diuji.

 Pengambilan sampel air diperlukan untuk menentukan konstituen kimia dan biologi dalam tubuh air. Sekali lagi, beberapa industri yang berbeda menggunakan air untuk membuat hidup lebih menyenangkan bagi manusia. Namun, terkadang hasil akhir adalah melepaskan air kembali ke jalur air diisi dengan zat polusi yang dapat merusak lingkungan. Pengujian sering diamanatkan oleh Badan Perlindungan Lingkungan untuk mengontrol jumlah zat yang dilepaskan ke ekosistem.
   
 Sampel biasanya dikumpulkan dalam  Whirlpak atau kantong steril baik dengan tangan atau dengan menggunakan garis sampling. Untuk keran atau air sumur, sampel harus datang langsung dari keran ke dalam botol steril. Untuk sampling sungai atau danau, penting untuk mengambil sampel dari sebuah situs yang relatif ke badan air secarakeseluruhan.

  Ketika pemantauan badan air atau sistem, penting untuk sampel setiap kuartal atau musiman untuk mencapai calon tahunan perubahan. Sampel yang lebih berkumpul, semakin banyak data yang dapat diberikan tentang situs tertentu. Minum air putih juga harus diuji dengan cara yang sama untuk memantau tingkat kontaminasi dan risiko kesehatan. Sampel air harus diberikan ke laboratorium dalam waktu empat hari dan terus dingin untuk membatasi pengaruh mikroba pada sampel.

Kelebihan dan Kekurangan Water sample
  • Kelebihannya :
Pengambilan sampel air dengan cara mengambil jumlah kecil dari sumber dan diuji untuk memberikan informasi secara keseluruhan.
  • Kekurangannya :
Hasil akhir setelah mengambil sampel air , lalu melepaskan air kembali ke jalur air yang diisi dengan zat polusi yang dapat merusak lingkungan.

1 komentar: